Bulan Ramadan membawa perubahan signifikan pada pola hidup, termasuk cara merawat kulit. Dengan jam makan dan minum yang terbatas, kulit cenderung mengalami dehidrasi dan terlihat kusam. Memahami urutan skincare pagi dan malam saat puasa yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya sepanjang bulan suci.
Artikel ini akan membahas secara lengkap penyesuaian rutinitas skincare yang perlu Anda lakukan selama Ramadan, mulai dari perubahan waktu aplikasi hingga pemilihan produk yang tepat.
Mengapa Urutan Skincare Saat Puasa Perlu Penyesuaian?
Selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama kurang lebih 13-14 jam. Kondisi ini memengaruhi tingkat hidrasi kulit secara langsung. Beberapa perubahan yang terjadi pada kulit saat puasa antara lain:
- Dehidrasi kulit akibat berkurangnya asupan air
- Kulit tampak kusam karena sirkulasi darah yang melambat
- Produksi sebum tidak seimbang yang bisa memicu jerawat atau kulit kering ekstrem
- Skin barrier melemah karena perubahan pola tidur dan makan
Dengan memahami kondisi ini, Anda bisa menyesuaikan produk dan urutan skincare agar tetap efektif menjaga kesehatan kulit.
Urutan Skincare Pagi Saat Puasa (Setelah Sahur)
Waktu terbaik untuk skincare pagi saat Ramadan adalah setelah sahur, sekitar pukul 04.00-04.30 WIB. Berikut urutan yang direkomendasikan:
1. Cleanser Lembut (Gentle Cleanser)
Gunakan pembersih wajah berbahan mild atau gentle cleanser dengan pH seimbang. Hindari cleanser dengan kandungan sulfat tinggi yang bisa membuat kulit semakin kering. Pilih formula yang melembabkan seperti yang mengandung hyaluronic acid atau ceramide.
2. Toner Hydrating
Lewatkan toner dengan alkohol tinggi. Pilih hydrating toner yang mengandung bahan-bahan seperti:
- Hyaluronic acid
- Aloe vera
- Centella asiatica
- Niacinamide
Aplikasikan dengan cara ditepuk-tepuk lembut untuk membantu penyerapan maksimal.
3. Serum Ringan
Saat puasa, pilih serum dengan tekstur ringan dan fokus pada hidrasi. Hyaluronic acid serum atau niacinamide serum menjadi pilihan tepat. Hindari dulu serum dengan kandungan active ingredients kuat seperti retinol atau AHA/BHA di pagi hari.
4. Moisturizer
Gunakan pelembab yang lebih kaya dari biasanya. Jika biasanya Anda menggunakan gel moisturizer, pertimbangkan untuk beralih ke cream-based moisturizer selama Ramadan. Kandungan ceramide, squalane, atau shea butter sangat membantu menjaga kelembaban kulit.
5. Sunscreen (Wajib!)
Meski berpuasa, sunscreen tetap wajib digunakan. Paparan sinar UV tidak mengenal waktu dan tetap bisa merusak kulit. Pilih sunscreen dengan minimal SPF 30 dan PA+++. Untuk kenyamanan, gunakan sunscreen dengan tekstur ringan atau yang memiliki formula hybrid.
Urutan Skincare Malam Saat Puasa (Setelah Berbuka)
Malam hari menjadi waktu emas untuk perawatan kulit selama Ramadan. Setelah berbuka dan tubuh kembali terhidrasi, kulit lebih siap menerima treatment. Waktu ideal adalah 1-2 jam setelah berbuka puasa.
1. Double Cleansing
Bersihkan wajah dengan metode double cleansing:
- Langkah pertama: Oil cleanser atau micellar water untuk mengangkat sunscreen dan makeup
- Langkah kedua: Water-based cleanser untuk membersihkan sisa kotoran
Metode ini memastikan wajah benar-benar bersih tanpa menyisakan residu yang bisa menyumbat pori.
2. Exfoliator (2-3 Kali Seminggu)
Selama puasa, kurangi frekuensi eksfoliasi menjadi 2-3 kali seminggu. Pilih chemical exfoliator yang lebih gentle seperti:
- PHA (Polyhydroxy Acid) untuk kulit sensitif
- Lactic acid dengan konsentrasi rendah
- Mandelic acid yang lebih lembut
Hindari physical scrub yang bisa mengiritasi kulit yang sedang dalam kondisi lebih sensitif.
3. Toner atau Essence
Gunakan toner atau essence yang kaya akan kandungan pelembab. Produk dengan fermented ingredients atau snail mucin bisa membantu regenerasi kulit di malam hari.
4. Serum Treatment
Malam hari adalah waktu yang tepat untuk menggunakan serum dengan active ingredients:
- Retinol (gunakan 1-2 kali seminggu dengan konsentrasi rendah)
- Vitamin C untuk mencerahkan
- Peptide untuk anti-aging
Namun, jika kulit terasa sangat sensitif selama puasa, fokus saja pada serum hydrating.
5. Eye Cream
Area mata cenderung lebih cepat menunjukkan tanda kelelahan saat puasa. Gunakan eye cream dengan kandungan caffeine untuk mengurangi bengkak atau kandungan peptide untuk mencegah garis halus.
6. Night Cream atau Sleeping Mask
Tutup rangkaian skincare malam dengan night cream yang kaya nutrisi atau sleeping mask. Produk ini bekerja semalaman untuk menutrisi dan memperbaiki skin barrier. Pilih yang mengandung:
- Ceramide
- Centella asiatica
- Madecassoside
- Panthenol
Tips Tambahan Skincare Selama Ramadan
Selain mengikuti urutan skincare yang tepat, perhatikan juga beberapa tips berikut:
- Minum air yang cukup saat sahur dan berbuka (minimal 8 gelas)
- Konsumsi makanan bergizi yang kaya antioksidan dan vitamin
- Tidur yang cukup untuk mendukung regenerasi kulit
- Gunakan humidifier di ruangan ber-AC untuk menjaga kelembaban udara
- Hindari mencuci muka terlalu sering yang bisa membuat kulit makin kering
FAQ: Pertanyaan Seputar Skincare Saat Puasa
Apakah boleh pakai skincare saat puasa?
Ya, menggunakan skincare saat puasa hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Skincare yang diaplikasikan di permukaan kulit tidak masuk ke dalam tubuh melalui jalur yang membatalkan puasa.
Kapan waktu terbaik memakai skincare saat Ramadan?
Waktu terbaik adalah setelah sahur untuk skincare pagi dan 1-2 jam setelah berbuka untuk skincare malam. Ini memastikan tubuh sudah terhidrasi dan kulit siap menyerap produk skincare.
Haruskah mengganti semua produk skincare selama puasa?
Tidak harus mengganti semua produk. Fokus pada meningkatkan hidrasi dan mengurangi produk yang terlalu keras. Tambahkan produk pelembab yang lebih kaya jika diperlukan.
Apakah sunscreen tetap wajib dipakai saat puasa?
Ya, sunscreen tetap wajib. Perlindungan dari sinar UV sangat penting untuk mencegah kerusakan kulit, hiperpigmentasi, dan penuaan dini.
Bolehkah menggunakan retinol saat puasa?
Boleh, namun kurangi frekuensi dan konsentrasinya. Gunakan retinol 1-2 kali seminggu dengan konsentrasi rendah, dan pastikan kulit terhidrasi dengan baik.
Bagaimana cara mengatasi kulit kusam saat puasa?
Fokus pada hidrasi maksimal, gunakan produk dengan vitamin C atau niacinamide, lakukan eksfoliasi ringan 2-3 kali seminggu, dan pastikan minum air yang cukup saat sahur dan berbuka.
Kesimpulan
Menyesuaikan urutan skincare pagi dan malam saat puasa adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit selama Ramadan. Fokus utama adalah meningkatkan hidrasi, memilih produk yang lebih gentle, dan menyesuaikan waktu aplikasi dengan jam sahur dan berbuka. Dengan perawatan yang tepat, kulit Anda tetap bisa tampil sehat, lembab, dan bercahaya sepanjang bulan suci.
Last Updated on February 27, 2026
No Comment