fbpx

Manfaat Garam Himalaya untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

Body Fit - rustaviani - November 6, 2022

Garam Himalaya diyakini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Apa saja sih manfaat garam himalaya ini?

Kamu tahu ada beragam jenis garam selain garam dapur yang biasa digunakan untuk memasak tidak nih? Ternyata ada banyak jenis garam selain yang kamu temukan di dapur, salah satunya garam Himalaya. Sebenarnya apa saja sih manfaat garam himalaya ini? Apakah ada bahaya dari garam ini?

Manfaat Garam Himalaya untuk Tubuh

Garam himalaya memang tidak jauh berbeda dari garam biasa, tetapi kandungan nutrisi di dalamnya lebih beragam dan kaya. Berikut ini ada beberapa manfaat garam himalaya untuk tubuh.

1. Membuat Tidur Lebih Berkualitas

Semua jenis garam memiliki kandungan natrium klorida di dalamnya termasuk garam himalaya. Jika kamu memutuskan untuk mengurangi asupannya dengan diet rendah garam, ada kemungkinan besar kamu akan mengalami kesulitan tidur.Tidak heran jika garam himalaya disarankan untuk dikonsumsi karena bisa membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Hal ini juga yang menyebabkan garam himalaya lebih baik dibandingkan garam dapur biasa.

2. Mempertahankan Hidrasi Tubuh

Tubuh orang dewasa mengandung sekitar 65 persen air dan garam elektrolit untuk menjaga hidrasi tubuh. Nah, Kegunaan garam Himalaya ini dapat membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan. Tidak heran jika setelah olahraga kita disarankan untuk mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.

Selain itu, manfaat pink salt ini juga membantu memperlancar komunikasi sinyal saraf dan fungsi otot-otot tubuh. Dengan mengonsumsi natrium dalam jumlah yang tepat, kamu bisa mencegah kram otot dan masalah otot lainnya. Minum air dicampur dengan garam himalaya kaya elektrolit setelah berolahraga juga membantu mendapatkan kembali energi dan hidrasi tubuh.

3. Menyeimbangkan pH Tubuh

Kandungan natrium dalam garam himalaya membantu menyeimbangkan pH tubuh. Natrium dapat menetralkan asam dalam tubuh sehingga membantu menyeimbangkan pH tubuh. Jadi, konsumsi pink salt bisa memberikan pH yang seimbang.

Pink salt juga cocok dikonsumsi oleh pasien yang sedang dalam masa pemulihan karena garam ini dapat membantu meningkatkan sistem imunitas. Dengan menyeimbangkan pH tubuh, Hal ini juga mencegah menurunnya kekebalan tubuh, hilangnya kepadatan tulang, dan batu ginjal.

Garam Himalaya juga bisa menetralkan asam lambung yang berlebihan karena dapat digunakan sebagai antasida. Meski begitu, kamu tetap harus memperhatikan batas maksimal makan garam harian untuk menjaga tekanan darah.

4. Melengkapi Kebutuhan Mineral Tubuh

Garam himalaya ini lebih unggul karena mengandung banyak sekali mineral yang berbeda-beda, yakni sekitar 80 mineral. Sebesar 97% garam Himalaya terdiri dari natrium klorida dan 3% sisanya adalah mineral lain dalam konsentrasi kecil.

Kandungan zat besi dalam garam himalaya ini terlalu tinggi dan menyebabkan warnanya menjadi pink, garam ini juga mengandung mineral magnesium, kalsium, kalium, fosfor, klorida, boron, yodium, seng, selenium, tembaga, dan masih banyak lagi.

Mineral-mineral dalam garam ini bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan mineral tubuh. Meskipun kandungan mineral sudah tinggi, kamu perlu mendapatkan asupan mineral dari makanan lain karena kandungan mineral pada garam Himalaya masih belum mencukupi kebutuhan nutrisi harian.

Perbedaan Garam Himalaya dan Garam Dapur Biasa

Berbeda dari garam dapur yang biasa digunakan untuk memasak, garam Himalaya tidak melalui pemrosesan sehingga tidak ada zat tambahan di dalamnya. Hal ini membuat garam Himalaya memiliki kandungan mineral alami yang murni. Pada seperempat sendok teh, garam meja mengandung 600 mg natrium, sedangkan garam Himalayan mengandung 420 mg natrium.

Hal ini membuat Himalayan salt baik dikonsumsi oleh orang dengan tekanan darah tinggi, gagal jantung, penyakit ginjal, atau sirosis hati. Namun, mengonsumsi garam terlalu banyak tetap tidak baik untuk kesehatan, termasuk garam Himalaya. Batas konsumsi natrium per hari tidak lebih dari 1500 miligram untuk orang dewasa, terutama yang mempunyai masalah dengan tekanan darah.

Selain itu, kamu juga perlu membatasi pemberian Himalayan Salt untuk MPASI karena anak membutuhkan garam beryodium untuk tumbuh kembang anak.

Cara Pakai Garam Himalaya yang Disarankan

Cara menggunakan garam Himalaya tidak berbeda dengan garam dapur biasa. Kamu dapat mencampurkannya saat memasak atau menambahkannya langsung ketika makanan sudah jadi untuk menambah cita rasa.

Tak jauh berbeda dengan bahaya garam pada umumnya, kamu harus membatasi penambahan garam warna pink ini ke dalam makanan. Jumlah konsumsi harian garam Himalaya adalah 6 gram (2.400 mg sodium) atau setara dengan 1 sendok teh untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak dan orang berusia muda, sebaiknya asupan garam Himalaya perhari lebih sedikit dari orang dewasa.

Last Updated on November 10, 2022

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *