fbpx

Perbedaan Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen

Product Knowledge, Skin Barrier - rustaviani - June 21, 2022

physical sunscreen adalah

Sunscreen menjadi salah satu produk yang wajib dimiliki. Ternyata sunscreen tidak hanya ada satu jenis. Kenali perbedaan physical dan chemical sunscreen.

Sunscreen menjadi salah satu produk yang wajib dimiliki oleh semua orang untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, terutama bagi yang tinggal di daerah tropis.

Saat ini ada dua jenis sunscreen yang dapat digunakan yakni chemical sunscreen dan physical sunscreen. Lalu, apa sih perbedaan kedua produk ini? Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Physical Sunscreen, Sunscreen Natural yang Tahan Lama dan Minim Iritasi

Dilihat dari komposisinya, physical sunscreen adalah mineral atau natural sunscreen yang mengandung active mineral ingredients seperti titanium dioxide dan zinc oxide.

Tabir surya jenis ini bekerja dengan menghalangi sinar matahari yang memanfaatkan kandungan titanium dan zinc sebagai UV filter.

Produk ini dapat dapat langsung bekerja di kulit tanpa perlu menunggu 30 menit. Meskipun memiliki tekstur yang lebih thick dan cenderung menampilkan white cast, sunscreen ini tidak menyebabkan iritasi dan menyumbat pori-pori.

Physical sunscreen juga cenderung lebih tahan lama untuk melindungi kulit dari sinar matahari langsung tetapi akan mudah luntur saat terkena air. Selain itu, penggunaannya tidak perlu pemakaian berulang karena UV filter atau kandungan zat aktif lebih stabil ketika terpapar sinar matahari. Salah satu contoh produk sunscreen jenis ini adalah Avoskin The Great Shield Sunscreen.

Baca Juga : Sunscreen Terbaru Avoskin, The Great Shield SPF 50 PA++++

Chemical Sunscreen, Sunscreen Bertekstur Ringan Tanpa White Cast

Chemical sunscreen disebut juga dengan organic sunscreen dengan carbon based compound seperti octinoxate, oxybenzone, actisalate, dan avobenzone.

Sunscreen jenis ini bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas yang kemudian dilepaskan dari kulit. Kamu perlu menunggu 20-30 menit untuk kandungan sunscreen ini aktif bekerja.

Sunscreen jenis ini bekerja dengan menyerap sinar matahari. Maka tidak heran jika sunscreen jenis ini mudah rusak atau menurun dari segi perlindungannya terhadap sinar matahari.

Biasanya zat aktif yang mudah rusak adalah avobenzene yang menjadi kurang stabil ketika terpapar sinar matahari. Hal ini menyebabkan chemical sunscreen membutuhkan pengaplikasian secara berkala untuk melindungi kulit.

Tabir surya ini memiliki tekstur lebih ringan sehingga tidak menimbulkan white cast tetapi lebih rentan menyumbat pori dan menyebabkan alergi.

Selain itu, produk ini juga bisa menyebabkan kemerahan karena cara kerjanya melepas panas dari kulit.  Sunscreen jenis ini mudah diratakan di wajah tidak perlu penggunaan yang terlalu banyak tetapi kamu harus lebih sering reapply sunscreen.

Perbedaan Chemical dan Physical Sunscreen

Physical sunscreen adalah jenis natural sunscreen yang tidak menyebabkan iritasi atau menyumbat pori kulit. Meskipun, ia memiliki tekstur yang lebih tebal/berat dibandingkan chemical sunscreen, dan dapat menampilkan white cast.

Menggunakan physical sunscreen tidak perlu menunggu terlalu lama. Sedangkan chemical sunscreen adalah jenis sunscreen yang perlu menunggu 20-30 menit untuk kandungannya bekerja.

Chemical sunscreen membutuhkan pengaplikasian secara berkala untuk melindungi kulit. Berbeda dengan physical sunscreen yang tidak perlu dipakai berulang karena sifatnya yang lebih stabil ketika terpapar sinar matahari.


Physical Sunscreen

  • Berjenis mineral atau natural sunscreen
  • Mengandung active mineral ingredients seperti titanium dioxide dan zinc oxide
  • Dapat langsung bekerja di kulit tanpa perlu menunggu waktu lama
  • Dibandingkan chemical sunscreen, sunscreen ini bertekstur lebih thick dan menampilkan white cast
  • Physical sunscreen tidak perlu pemakaian berulang (reapply sunscreen)
  • Jarang menimbulkan infeksi atau menyumbat pori

Chemical Sunscreen

  • Berjenis organic sunscreen dengan carbon based compound
  • Mengandung ingredients utama octinoxate, oxybenzone, actisalate, dan avobenzone
  • Perlu menunggu 20-30 menit untuk kandungan sunscreen ini aktif bekerja
  • Memiliki tekstur lebih ringan sehingga tidak menimbulkan white cast
  • Chemical sunscreen membutuhkan proses reapply sunscreen, berbeda dengan physical sunscreen
  • Terdapat potensi infeksi atau menyumbat pori


Itu dia perbedaan chemical dan physical sunscreen. Sesuaikan penggunaan sunscreen sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas kamu, ya! Jadi, kamu tim sunscreen yang mana nih?

Last Updated on August 24, 2023

Share This Post!

No Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *